Denny siregar kristen

for support. pity, that now can..

Denny siregar kristen

Infosys company hierarchy

Tulisan Bung Denny Siregar ini rupanya benar-benar telah mengusik bapak Kivlan Zen yang akhir akhir ini lagi getol-getolnya menyatakan PKI sudah bangkit kembali dan harus diperangi. Kalau begini siapa yang ingin mempermalukan Gusdur??? Kedua, di hadapan para awak media tv saya meminta gusdur untuk membuktikan saya adalah dalangnya dalam peristiwa ambon pada tahunkarena pada saat itu saya merasa tidak pernah ke ambon dan pada saat itu saya masih dinas sebagai Staf Ahli Kasad ketika Kasadnya Jenderal Subagio HS.

Saya hanya menyampaikan kalau tidak bisa membuktikan saya akan tuntut gusdur ke pengadilan. Pada saat itu Jenderal yang berinisial K bukan hanya saya ada juga yang lainnya seperti Kiki Syahnakri dan Rustam Kastour. Akhirnya gusdur mencabut ucapannya. Dan ketika di desak oleh wartawan siapa yang di maksud dengan Mayjen K? Gusdur menjawab Mayjen Kunyuk, lalu saya jawab Mayjen kira-kira, karena gusdur tidak bisa melihat dan akhirnya semua tertawa, bahasanya jangan dikurangi ya jadinya Fitnah nah kalau sudah begini siapa yang mati kutu karena sudah mencabut perkataannya???

Inikan menurut Deni Siregar yang kerjanya ongkang-ongkang kaki sambil nyeruput kopi kemudian cari Panggung dengan Web yang menggunakan namanya sendiri kemudian coba cari sensasi dengan cara noel orang lain. Saya bukan cari panggung dan cari muka, lah wong saya sudah terkenal dan ketika saya membela NKRI tanpa meminta imbalan apapun, jabatan dan juga kedudukan.

Justru sebaliknya kali, makanya Denny Siregar mencoba menyerang Saya. Hingga berita Ini diturunkan oleh Arrahmahnews. Ada yang mau baptis saya? Ahok yang galaknya kayak gitu ngatur juta warga DKI Jakarta aja sampe melintir. Kalau 15 juta orang itu digalang dengan diam-diam di zaman orang narsis di media sosial, pastinya kamerad ini hebat sekali.

Jangan bilang sapa-sapa. Hebat betul Mas Wahyu. Dan ternyata perangkap ini manjur, sehingga membuat Pak Kivlan Zen terperangkap untuk kedua kalinya, pertama Gus Dur dan kedua Denny Siregar. Dijadikan warga kelas dua dan jgn dikasih kesempatan untk mnjadi pegawai negripolisi,tentara serta pegawai BUMN.

Anak cucu pki tsb hrs dikutuk hingga tujuh turunan.Entah kenapa, mendengar ceramah Ustaz Abdul Somad yang viral membahas tentang salib, saya yang seagama dengan dia justru merasa malu sendiri.

Penjelasan tentang salib oleh orang yang dianggap ustaz sekelas Somad yang pendidikan agamanya mencapai S2, ternyata sekelas dukun yang mengkambinghitamkan jin yang tak ada wujudnya.

Sama sekali tidak ada penjelasan logis dan universal untuk menjelaskan kepada jamaah yang awam. Ia merasa hanya menyampaikan ajaran dalam agamanya saja. Sebuah kesombongan yang hakiki.

denny siregar kristen

Bahkan untuk merendah saja ia sulit. Sekadar meminta maaf saja ia gagap. Padahal, ia sedang memegang keilmuan sebuah ajaran yang katanya rahmat bagi semesta alam. UU penistaan agama selama ini hanya dipakai sebagai senjata bagi mereka yang punya kepentingan dan merasa berkuasa. Bukan sebagai jalan untuk mencari keadilan seperti yang diinginkan.

Mereka malah membahas tentang tidak efektifnya UU penistaan agama, yang membawa banyak korban tak bersalah. Mulai Ahok sampai Meiliana harus menerima akibat dari sebab yang tidak mereka perbuat.

Sluå¾ba za ekonomski razvoj, poduzetniå¢tvo i poljoprivredu

Mereka dipenjara karena tekanan massa dan pembentukan opini yang kejam. Mereka ingin peristiwa ini menjadi pelajaran banyak pihak bahwa ada masalah dalam sistem hukum kita yang katanya menjadi "panglima". Jelas tidak. Kesombongan sedang menutup mata dan hati mereka.

5 to 12 volt

Merasa benar dan besar, sehingga tanpa sadar tersesat dari apa yang diajarkan Rasulnya. Hafal kitab tapi tidak pernah mengkaji isinya. Jangan tanya tentang "makna" setiap ayat, mereka tidak akan pernah paham apa yang disampaikan di dalamnya. Saya jadi teringat perkataan Ali bin Abu Thalib semoga Allah memuliakan wajahnya. Bahwa, "Periwayat ilmu banyak, tetapi yang memahaminya sedikit.

Jujur, seharusnya umat Islam di Indonesia harus belajar banyak dari umat Kristen di sini. Bagaimana cara mereka menahan diri supaya masalah tidak melebar ke sana kemari.

Bagaimana cara mereka tetap tersenyum saat ditindas dan dizalimi. Bagi mereka, keimanan tidak perlu diakui, tetapi dipelajari supaya mereka tidak tersesat dalam ajaran sendiri. Itulah yang mereka sebut "menanggung salib" atau menanggung beban sekuat apapun yang terjadi.

Karena bagi mereka, semua ujian adalah kenikmatan. Tanpa ada ujian, bagaimana bisa keimanan menguat? Terimalah rasa malu saya sebagai umat beragama dengan ahlak yang terendah. Sesungguhnya, berada dalam lingkup mayoritas itu juga bukan hal yang menyenangkan. Cawang Baru Utara No. Untuk Indonesia. Sesungguhnya, berada dalam lingkup mayoritas bukan hal yang menyenangkan. Opini yang ditulis oleh Denny Siregar.Utusan ini membawa surat minta perlindungan kepada Nabi terhadap gereja mereka, St Catherine Monastery dan semua biarawan didalamnya.

Profil dan Biodata Lengkap Denny Siregar | Penulis Profesional

Alkisah, gereja itu selalu diganggu oleh mereka yang beragama muslim disana. Dan dengan tegas, Nabi Muhammad Saw menulis maklumat kepada seluruh masyarakat disana, bahwa umat Kristen yang berada diwilayahnya, mendapat perlindungan khusus dari beliau. Nabi juga secara khusus menyatakan melindungi kegiatan dan tempat ibadah umat Kristen. Dan menjadi tameng terhadap siapapun yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan kepada mereka.

Jelas dan tegas, dan tidak ada seorangpun penduduk disana yang berani melawan keputusan Nabi. Umat Kristen pun melaksanakan semua kegiatan rohani mereka dengan tenang dan terjalin persaudaraan antar agama tanpa paksaan.

Disimpan sebagai sebuah bukti dan seharusnya menjadi hukum yang ditaati pengikutnya. Tapi pada masa sekarang, khususnya di Indonesia, sebagian umat Muhammad Saw malah sibuk mempersekusi mereka yang berbeda keyakinan. Mirip dengan penduduk Najran yang mengganggu biara St Catherine sebelum ada perintah Nabi. Bahkan di Dharmasraya Sumbar, dengan alasan sudah ada perjanjian, umat Kristen disana dilarang melakukan perayaan Natal bersama-sama.

Dan Menteri Agama, Bupati, bahkan kepolisian mengaminkan perjanjian itu tanpa ada usaha keras supaya umat Kristen disana bisa melakukan perayaan dihari besar mereka. Bahwa semua orang berhak menjalankan ibadahnya tanpa tekanan dan intimidasi, meski itu berbentuk surat perjanjian. Kalau bukan pemerintah yang melindungi, terus siapa lagi? Disini terlihat lemahnya aparat terhadap situasi yang terjadi. Padahal umat Kristen disana sudah mengirimkan pemberitahuan bahwa mereka terintimidasi meski sudah ada perjanjian.

Saya membayangkan Nabi Muhammad Saw menangis, melihat umatnya yang satu bangga sudah berhasil mengintimidasi umat lain, dan satunya lagi lemah memberi perlindungan pada umat lain. Padahal kedua-duanya sibuk bicara "sunnah", mengikuti apa yang dikatakan dan dilakukan Nabi.

Sunnah mana yang sudah mereka lakukan?

Denny Siregar: BIDADARI BONGA-BONGA DI SURGA I TIMELINE

Tidak satupun. Mereka hanya mengatasnamakan Nabi, tapi perbuatan mereka menyelisihi. Mau sembunyi rasanya karena rasa malu. Ternyata konsep "mayoritas" hanya ada di mulut saja, tapi sama sekali tak ada gunanya.

Pemerintah dan aparat terlalu memberi angin dan tak berdaya menghadapi kelompok yang merasa benar sendiri. Kelak umat Kristen yang tertindas akan menghadap Nabi dan mengadukan perlakuan umatnya terhadap mereka. Jika ada yang mengganggu mereka, maka dia merusak perjanjian Allah dengan tidak menaati RasulNya. Ah, berat rasanya mengaku "muslim" jika harus sesuai dengan definisinya.

Karena muslim berarti pasrah kepada Tuhan dengan menaati RasulNya, bukan aksesoris belaka. Tanyakan pada diri kalian sendiri, benarkah kalian sesungguhnya muslim atau hanya klaim dimulut saja? Mari merenung sambil seruput kopinya.

Denny Siregar. Tags DennySiregar. Hari Natal. Larangan Natal. Nabi Muhammad. Artikel Terkait.Karena sudah meledak, maka alinea-alinea selanjutnya sudah tidak sanggup lagi mereka baca dengan jernih. Matanya buram karena amarah, egonya seperti dicakar-cakar oleh srigala, jarinya gemetar mengetik mengeluarkan isi hatinya yang terbakar, giginya gemeletuk dan gerahamnya krenyot-krenyot. Ini namanya menghina agama gua!

Tapi kenapa kok Ahok ngomong Kristen ajaran konyol? Apa maksudnya? Dan yang menarik ada yang mengambil kesimpulan bahwa pengetahuan agama Ahok dangkal, seolah-olah dia pengetahuan agamanya dalam. Ahok itu bagi sebagian kecil muslim yang sadar dan haus akan mutiara, seperti saya, adalah seorang guru mengaji. Mengaji dari kata dasar kaji. Kajian yang dahsyat dari Ahok adalah perbuatannya yang sangat Islam.

Ia membongkar belantara kemunafikan yang diusung oleh para anggota DPRD DKI dan jajaran-jajaran pemda yang seperti serigala lapar tapi berjubah merak.

Denny Siregar: Umat Islam, Belajarlah ke Umat Kristen

Ia bukan saja garang membantai sarang kucing garong yang bersekutu dengan tikus got, ia juga menghancurkan sistem yang sudah mereka bangun sejak lama dan berpesta-pora dengannya.

Bukan itu saja. Ia juga menampilkan wajah yang lembut dengan memanusiakan warga kampung pulo, menempatkan mereka dihunian yang layak. Ia membangun mesjid megah. Ia memberangkatkan haji dan umrah puluhan penjaga masjid. Ia adalah seorang Kristen. Kajian Ahok sungguh membuat pipi kami panas merona karena malu yang sangat, karena kami meng-klaim bahwa kami muslim tapi kami tidak paham apa itu arti Islam. Ahok memerintahkan kami meng-kaji kembali kitab suci kami yang berisi banyak kebaikan kepada semua umat manusia tanpa memandang siapa dan apa agamanya dia.

denny siregar kristen

Kenapa Ahok berkata seperti itu? Bukankah itu sama saja menghina agamanya? Ahok melakukan otokritik kepada agamanya, hal yang dia pahami, bahwa pemahaman agama yang salah adalah racun, narkoba, pembunuh hati yang massif dan kejam. Malu dan merasa ditelanjangi sampai tidak berpakaian. Ahok itu seorang ulama, seorang sufi, seorang ustad, juga Kyai.Penjelasan tentang salib oleh orang yang dianggap ustaz sekelas Somad yang pendidikan agamanya mencapai S2, ternyata sekelas dukun yang mengkambinghitamkan jin yang tak ada wujudnya.

Sama sekali tidak ada penjelasan logis dan universal untuk menjelaskan kepada jamaah yang awam. Ia merasa hanya menyampaikan ajaran dalam agamanya saja. Sebuah kesombongan yang hakiki. Bahkan untuk merendah saja ia sulit. Sekadar meminta maaf saja ia gagap. Padahal, ia sedang memegang keilmuan sebuah ajaran yang katanya rahmat bagi semesta alam.

UU penistaan agama selama ini hanya dipakai sebagai senjata bagi mereka yang punya kepentingan dan merasa berkuasa. Bukan sebagai jalan untuk mencari keadilan seperti yang diinginkan. Mereka malah membahas tentang tidak efektifnya UU penistaan agama, yang membawa banyak korban tak bersalah. Mulai Ahok sampai Meiliana harus menerima akibat dari sebab yang tidak mereka perbuat. Mereka dipenjara karena tekanan massa dan pembentukan opini yang kejam.

Jelas tidak. Kesombongan sedang menutup mata dan hati mereka. Merasa benar dan besar, sehingga tanpa sadar tersesat dari apa yang diajarkan Rasulnya. Hafal kitab tapi tidak pernah mengkaji isinya. Saya jadi teringat perkataan Ali bin Abu Thalib semoga Allah memuliakan wajahnya. Bagaimana cara mereka menahan diri supaya masalah tidak melebar ke sana kemari. Bagaimana cara mereka tetap tersenyum saat ditindas dan dizalimi.

Bagi mereka, keimanan tidak perlu diakui, tetapi dipelajari supaya mereka tidak tersesat dalam ajaran sendiri. Karena bagi mereka, semua ujian adalah kenikmatan. Tanpa ada ujian, bagaimana bisa keimanan menguat? Terimalah rasa malu saya sebagai umat beragama dengan ahlak yang terendah. Sesungguhnya, berada dalam lingkup mayoritas itu juga bukan hal yang menyenangkan.

denny siregar kristen

Email Address. Diakonia Indonesia encompasses the call to serve the poor and oppressed. Our goal is a fair and sustainable development in which living standards for the most vulnerable people are improved, and human rights. The starting point for this is the gospel with Jesus as the role model and, based on this, our policy. Alamat Email. Februari 13, Dan tanpa rasa malu, Somad merasa tidak bersalah. Previous Post Jejak Yahudi di utara Celebes Next Post Apa yang sebaiknya dilakukan ketika keyakinan umat Kristen melawan dicap intoleran oleh masyarakat?

Next Post. Tinggalkan Balasan Batalkan balasan. Daftarkan emailmu untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru Diakonia Indonesia melalui email. Trending Comments Latest. Jumlah Pendeta yang sudah meninggal karena Covid April 2, Sore itu barisan mobil bergerak menuju satu rumah orang yang mereka hormati.

Nama orang itu Dr Saud Anwar. Ketika sampai di depan rumah sang dokter, klakson dibunyikan bersahutan. Warga juga meneriakkan kata semangat, "Dokter, kamu menginspirasi kami! Dr Saud Anwar, keluar dari rumahnya untuk menghormati kejutan warga.

Dia sangat terharu dan keluarganya bangga. Dr Saud Anwar dikenal sebagai seorang dokter yang berjuang di garis depan melawan Corona. Dia menemukan alat bantu pernapasan yang bisa membantu bernafas 7 orang sekaligus. Adegan ini mengharukan, terutama disaat kita melihat bagaimana negeri lain bisa sangat menghargai seorang dokter yang berjuang untuk keselamatan mereka. Sedangkan di Indonesia, di negeri kita tercinta, seorang paramedis yang menyumbangkan nyawanya bahkan kematiannya saja ditolak warga.

Belum lagi ada paramedis yang diusir dari kos-kosan karena warga takut tertular. Negeri ini harus banyak belajar tentang kemanusiaan, karena nilai-nilai itu sekarang terganti oleh sifat egois dan mencari selamat sendiri. Dan dengan wabah ini muncullah sifat asli masing-masing orang, mana yang berguna dan mana yang sebenarnya pecundang. Tabik para paramedis yang berjuang di garis depan.

How to change border style in access

Salam hormat saya untuk kalian, para pahlawan. Saya shooting kemarin dan baru dipublish hari ini. Alhamdulillah, ternyata hari ini keresahan saya dijawab oleh Jokowi yang tidak akan membagikan THR pada level pejabat sebagai bentuk keperdulian pada bangsa yang kesusahan.

Seorang driver ojol ditangkap polisi, karena menyebarkan video orang duduk di pinggir jalan dengan wajah berdarah. Video ini viral ditambahi dengan narasi ketakutan, bahwa ini akibat 30 ribu napi dibebaskan sebagai dampak Corona oleh Menkumham. Padahal sebenarnya, orang yang duduk dengan wajah berdarah di wajah itu habis kecelakaan.

Dia sendiri kaget ketika divideokan dengan ditambahi kalimat "habis dibegal" di media sosial. Pembebasan 30 ribu napi pidana umum dengan alasan penjara over kapasitas dan mencegah menyebarnya Corona di lapas, memang akhir-akhir ini membuat banyak orang tidak nyaman. Tapi rasa tidak nyaman itu tidak juga harus membuat kita ikut menyebarkan berita bohong.

Kedok Denny Siregar Dibongkar Oleh Aktivis Kristen Ini: Denny Pemecah Belah NKRI

Karena jangan-jangan nanti kita yang dipenjara menggantikan napi yang sudah bebas itu. Saran saya, hati-hati menyebarkan berita yang membuat keresahan, seperti masalah begal tadi. Atau kejahatan lainnya yang dikasi caption, "habis bebas, bikin kejahatan lagi". Bentar lagi puasa dan lebaran.

Jangan sampe belum lebaran kita udah pake baju baru warna biru dan rumah baru berjeruji karena tangan gatal. Kalau tangan gatal, coba garuk garuk wajah mantan. Siapa tahu mantan tergoda juga untuk ikut garuk wajahmu, dengan sekop sambil ngomong, "kamu lagi, kamu lagii.

Ahok pada waktu itu memang kontroversial, kebijakan dia anti mainstream tapi itulah yang diperlukan untuk warga Jakarta. Jelas tidak. Banyak juga apa yang dia lakukan bikin kesal dan kadang suka bikin puyeng kepala, terutama dari sisi arogansinya kalau berhadapan dengan kamera.

Tapi semua itu jadi kelihatan receh, karena yang penting kebijakan dan kerjanya benar. Itu yang utama. Dan karena terlihat sebagai Ahoker garis keras, panah fitnah pun menyerang. Tudingan "Denny dibayar Ahok" terdengar dimana-mana. Bahkan banyak teman yang meyakini, kalau aku memang dibayar. Mereka akhirnya pergi dengan segudang lecehan.Opini, catatan atau tulisan Denny Siregar, penggiat media sosial, aktif di Facebook, Twitter, dan Instagram.

Pemilik kanal YouTube dengan program live. Dia adalah pembicara dan penulis buku "Tuhan dalam Secangkir Kopi". Disajikan melalui situs berita online nasional Tagar. Denny mengulas berbagai ragam topik tulisan yang kekinian dengan gaya bahasa sendiri, terutama bertemakan politik Indonesia serta kritik sosial. Cawang Baru Utara No. Gerakan Bagi-bagi Makanan di Tengah Covid Penyelamatan Pekerja Dampak Corona di Yogyakarta.

Catatan Denny Siregar Terkini. Di tengah wabah virus corona yang menyebabkan penyakit Covid, apa yang bisa dilakukan agar tetap bisa hidup dengan normal. Opini Denny Siregar. Kalau produksi berhenti, perusahaan bangkrut, ujungnya terjadi PHK, menyusahkan negara.

Bekerja dengan aman saat wabah corona. Denny Siregar. Ugh, sudah mulai membulat karena tiap hari makan, tidur, bangun, makan lagi, tidur, bangun, makan lagi, tidur, bangun.

Begitu cerita seorang teman waktu kami ngopi bersama. Situasi sekarang ini mirip jam dinding kehabisan baterai. Jarum jam terdiam. Tidak ada energi untuk menggerakkan. Ada yang teriak kenapa mudik enggak dilarang, pemerintah tidak tegas, virus bisa menyebar ke mana-mana. Tulisan Denny Siregar. Surat Denny Siregar kepada Presiden Jokowi agar tidak membebaskan napi koruptor seperti diusulkan Menkumham Yasonna Laoly saat pandemi corona.

Seperti Iran, Amerika, Indonesia juga bebaskan 30 ribu napi untuk meredam corona. Napi koruptor juga ingin dibebaskan. Ini pandangan Denny Siregar. Jadi saya harus paham, kenapa pemerintahan Jokowi sempat bingung menetapkan apakah mudik Lebaran dilarang atau tidak.

Ketenangannya dalam menghadapi badai sungguh luar biasa. Keputusannya tepat, rakyat kecil yang terdampak yang dipentingkannya. Bagaimana nasib 25 juta warga miskin di Indonesia ketika kita menerapkan lockdown total seperti di India?

Permasalahan otonomi daerah terlihat jelas saat wabah corona melanda Indonesia. Beda dengan China, pusat bilang A semua harus A. Benarkah IDI mau mogok tangani pasien corona? Apa ada konspirasi membenturkan dokter dan pemerintah supaya situasi makin kacau? Seperti darurat militer. Di India malah disabet-sabeti warganya.


thoughts on “Denny siregar kristen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered By WordPress | LMS Academic